Warga Ingin Penanganan Tomcat, Dinas Jangan Saling Lempar

Inilah sernagga Tomcat yang diambil untuk sampel Dinas Kesehatan.
Inilah sernagga Tomcat yang diambil untuk sampel Dinas Kesehatan.

WATES – Warga penghuni rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) Triharjo,  di Kecamatan Wates, berharap penanganan tmcat segera dilakukan. Sudah banyak warga yang mendrita akibata serangga ini. Banyak yang mengalami luka melepuh sepeti luka bakar. Yang terpapar juga akan merasakan gatal yag luar biasa dan panas.

“Harapan kita ada penanganan dari pemerintah, warga sudah resah dan banyak yang sakit,” jelas Ketua RT 12, Sutarto, Jumat (13/10/2017).

Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Kulonprogo Wilis Prasetyo  berjanji akan berkoordinasi dengan puskesmas tempat para korban ini memeriksakan sebelumnya. Apakah obat yang diberikan sudah sesuai dengan jenis penyakitnya atau belum. Apalagi banyak warga yang diyakini hanya mengalami herpes atau alergi.

Dinas juga telah mengedukasi warga, agar tomcat jangan ditablek. Kalau mati, cairan asamnya yang bisa menyebabkan luka bakar. Lebih baik dibunuh dengan obat nyamuk dan serangga.

Dinas Kesehatan juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk penanganan dan pengendalian hama. Dinas Pertanian akan lebih berwenang dalam penanganan serangga. Apalagi cairan asam tersebut sebenarnya untuk pertahanan hewan ini.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Bambang Tri Budi ketika dikonfirmasi mengaku ketugasan mereka berada pada wilayah lahan pertanian. Sedangkan kasus tomcat ini sudah menyerang manusia.

“Mohon maaf ketugasan kami di lahan/pertanian,”ujarnya. (dys)

 

Please follow and like us:
,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *